Perguruan Persinas ASAD, Sumbang Dua Medali di Ajang Asian Games 2018

  • Whatsapp
Foto : Ist
Foto : Ist

Jakarta, Beritakotanews.com : Akhirnya, tim Pencak Silat Indonesia berhasil menyapu bersih seluruh medali emas Asian Games 2018 hari ini. Hal ini dipastikan, setelah Abdul Malik yang bertarung dalam final Kelas B (50-55kg) melawan Muhammad Faizul M Nasir dari Malaysia. Medali ini menjadi medali emas kedelapan bagi cabang olahraga (cabor) Pencak Silat, dan medali emas ke-20 bagi Indonesia di ajang Asian Games 2018

Pesilat Indonesia, Abdul Malik, berhasil lolos ke final setelah mengalahkan pesilat Laos, BO Thammavongsa di babak semifinal kelas B putra 50kg-55kg,  cabang olahraga Pencak Silat ajang Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu.

Dengan demikian, Perguruan Pencak Silat Persinas ASAD, menyumbangkan dua medali yaitu Medali Emas atas nama Abdul Malik, dan Medali Perunggu atas nama Amri Rusdana di ajang perhelatan pesta akbar olahraga bergengsi antar negara Asia di Asian Games 2018. Event empat tahunan yang digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus-2 September 2018Asian, tahun 2018.

Menangis haru, Abdul malik bersama Bundanya. (Foto : Ist)

“Perguruan Persinas ASAD memang tergolong baru dilingkungan IPSI, namun demikian, prestasinya terus mendunia,” Kata Dr, Tedy Suratmadji, Sekjen Pesilat Dunia.

Prestasi Dunia Perguruan Silat Nasional (Persinas) Asad yang mendunia antara lain saat mewakili Indonesia di Festival Beladiri Dunia Chungju World Martial Arts Festival di Chungju Korea Selatan. Persinas Asad meraih prestasi tiga besar peserta terbaik dengan predikat luar biasa (outstanding performance) bersama peserta dari Jepang dan Cina.

“Pada waktu itu Persinas Asad ditunjuk PB IPSI mewakili Indonesia bersama perguruan silat Joko Tole Madura dan perguruan Pamor Pamekasan,” Ujar Tedy.

Chungju World Martial Arts Festival adalah festival bela diri se-dunia yang diadakan setiap 10 tahun sekali. Dimana, dari berbagai negara akan menampilkan ciri khas bela diri masing-masing. Misalnya, Indonesia dengan Pencak Silat, China dengan Wushu, Korea dengan Taekkyeon,  Canada dengan Oki Chi Taw serta  Australia dengan  Tai Kin Jeri.

PB IPSI sendiri telah mengikuti festival bela diri dunia sejak World Martial Arts Union (WOMAU) digelar kali pertama. Dimana Festival tersebut selalu mengundang 56 aliran bela diri dari  45 negara yang berasal dari 5 benua. Untuk festival beladiri Chungju Martial Arts ke 11 ini diadakan di Chungju Tangeumdae UN Peace Park yaitu dimulai dari 2Oktober sampai 8 Oktober 2008 dengan diikuti 28 negara yang terdiri dari 51 tim dengan jumlah pendekar sebanyak 1210.(Fin).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *