Tuesday, October 27, 2020
Beranda Entertainment Senkom Jakarta Barat Bantu Masjid Baitul Muttaqien Mengawali Solat Jumat fase New...

Senkom Jakarta Barat Bantu Masjid Baitul Muttaqien Mengawali Solat Jumat fase New Normal dengan Terapkan Protokol Kesehatan

0
225
Ketua Senkom Jakarta Barat, Wardoyo bersama anggotanya stay siap terapkan protokol kesehatan secara disiplin.(Foto: Fin).

Jakarta, Beritakotanews.com: Masjid Baitul Muttaqien Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat untuk pertama kalinya selenggarakan solat jumat usai ditutup selama pandemi covid-19 hingga diberlakukannya new normal, meski harus tetap dengan protokol kesehatan.

Demi menjaga agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Baitul Muttaqien bekerja sama dengan Senkom Mitra Polri untuk membantu melancarkan kegiatan solat jumat dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sebelum masuk, jamaah solat jumat di cek suhu dan cuci tangan. (Foto : Fin).

kerinduan yang sangat akan solat jumat di Masjid, masyarakat Cengkareng Timur berduyun-duyun mendatangi Masjid Baitul Muttaqien yang hari ini, Jumat 12/6/2020 membuka pintu untuk solat jumat.

Setelah diperbolehkannya kembali masjid untuk solat berjamaah di fase new normal pada kondisi wabah covid-19, masyarakat disekitar masjid Baitul Muttaqien seperti menumpahkan kerinduanya untuk solat di mesjid.

Meski sudah dibukanya masjid Baitul Muttaqien Cengkareng kembali difungsikan untuk solat jumat, namun pengurus masjid tetap membatasi jamaah yang boleh mendatangi masjid yang akan melaksanakan solat jumat, yaitu hanya 50 persen jamaah yang terbiasa solat berjamaah dimasjid tersebut. wal hasil pada saat situasi normal jamaah solat jumat cukup hanya dua lantai, namun karena dibikin jarak sehingga masjid yang terdiri tiga lantai terisi penuh.

“Sebelumnya masjid disemprot desinfectan, kemudian di sucikan, lalu lantai dibikin tanda jarak satu meter per shafnya, sebelum masuk ke dalam masjid, jamaah di cek suhu oleh petugas yang berjaga di pintu masuk dan cuci tangan pake sabun serta hand sanitaizer. Yang tidak pake masker tidak boleh masuk, pengurus juga menyediakan kantong plastik untuk alas kaki,” jelas Joko Widodo, salah satu pengurus masjid, melaporkan.(fin).