Program B30 Menghemat Devisa Hingga Rp 63 Triliun

0
319

Bandung, Beritakotanews.com: Sebagaimana dirilis Pikiran Rakyat, Indonesia Merupakan Negara Pertama Di Dunia yang Menerapkan B30 Patut diketahui, bahwa dalam menjalankan program B30, Indonesia merupakan negara pertama di dunia yang mengimplementasikan program tersebut.

Hari ini, Senin, 23 Desember 2019 Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan program biodiesel 30 persen atau B30.

Dengan Program Mandatori B30 (campuran biodiesel 30% dan 70% BBM jenis solar) akan diimplementasikan secara serentak di seluruh Indonesia mulai 1 Januari 2020.

Patut diketahui, bahwa dalam menjalankan program B30, Indonesia merupakan negara pertama di dunia yang mengimplementasikan program tersebut.

Pengimplementasian B30 merupakan wujud usaha Pemerintah mencari sumber-sumber energi baru terbarukan (EBT) dan pemanfaatan Bahan Bakar Nabati (BBN) sebagai salah satu energi alternatif di masa depan.

Selain itu, pengembangan EBT dapat menjaga energi bersih dengan menurunkan emisi gas karbon, serta menjaga kualitas lingkungan, sesuai dengan komitmen Pemerintah untuk menjaga bumi.

Di sisi lain, Program Mandatori B30 ini juga akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.

Program B30 ini juga mampu menghemat devisa hingga Rp 63 triliun dengan efeknya yang berganda terhadap 16,5 juga petani dan perkebun kelapa sawit di Indonesia.

Program Mandatori Biodiesel ini sudah mulai diimplementasikan sejak tahun 2008, yang sudah terhitung selama 11 tahun hingga saat ini.

Pada tahun 2019, terdapat uji coba yang dilakukan dengan adanya jalan B30 untuk kendaraan dengan kapasitas <3,5 ton dan >3,5 ton dilaksanakan selama bulan Mei hingga November 2019.

Uji coba tersebut juga melibatkan Kementerian ESDM, BPDPKS, BPPT, PT Pertamina (Persero), APROBI, GAIKINDO, dan IKABI.

Tujuan dengan adanya implementasi dari program ini adalah demi mewujudkan ketahanan energi nasional yang lebih ramah lingkungan dengan memanfaatkan sumber energi baru terbarukan.***