Peringati Hari Guru, Siswa Siswi SMA AlHuda AICM Cengkareng, Ajak ‘Ayo Hormati Guru’

0
80

Jakarta, Beritakotanews.com: Sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih kepada guru, meskipun belum seberapa jika dibandingkan ilmu yang ditularkan, Siswa-siswi SMA Alhuda Cengkareng adakan seremonial peringatan hari guru Nasional 2019 pada HUT PGRI ke 74 yang di inisiasi oleh OSIS.

Peringatan Hari Guru Nasional 2019 yang mengambil tema Semarak PERWIRA (Peringatan Hari Guru Pahlawan Negara) Guru Penggerak Indonesia Maju, merupakan ungkapan rasa terima kasih seorang murid kepada guru, ujar ketua OSIS SMA Alhuda Cengkareng, Geri.

“Hanya sebuah bentuk ungkapan rasa terima kasih saja, meski belum seberapa jika dibandingkan dengan ilmu yang dicurahkan kepada kami,” ujarnya.

Kepala sekolah SMA H.Drs.Wiyono, MPd dalam sambutan pembukaanya menyampaikan rasa terima kasih dan rasa harunya atas inisiatif para siswa dalam mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Guru, ini adalah bentuk takdzimnya siswa yang masih terpelihara di SMA Alhuda Cengkareng.

“Kami Guru mengajar dan mendidik kalian adalah tulus dan ihlas kami mendidik dan mengajar kalian dengan sepenuh hati, semoga ilmu kalian bermanfaat, karena guru merupakan perantara kesuksesan kalian,” Ujar H.Wiyono, terharu.

Hadir sekaligus memberi sambutan ketua pembina Yayasan H.Suherman, SE.MM yang juga mengaku terharu serta memberikan apresiasi sebesar besarnya kepada para siswa siswi.

“Diera Milenial ini siswa siswi SMA Alhuda masih terpelihara rasa hormatnya, semoga akan terus menghormati guru dimana saja, karena gurulah pengantar kesuksesan kita,” ujarnya, Selasa 26/11/2019.

Herni Novitasari, salah satu guru yang hadir pada acara tersebut mengungkapkan rasa harunya atas kegiatan ini, disamping merasa dihargai ini juga termasuk wujud salah satu keberhasilan para guru dalam mendidik mereka.

Hal senada dengan Herni, Suharyono yang juga guru sekaligus walikelas di SMA Alhuda Cengkareng juga merasa bersyukur siswa siswi didiknya tertanam rasa hormat dan rasa menghormatinya kepada guru.

“Mereka bikin panggung besar, menyiapkan tumpeng besar, bahkan satu satunya guru dan karyawan diberinya cindera mata, ini yang bagi kami sangat mengharukan,” Ujar Suharyono SPd, sambil menahan tetesan air mata harunya.(fin).