Kecam Andre Taulany, KH.Munahar Muchtar Minta Aparat Segera Menangkapnya

Ad Blocker Terdeteksi

Website Kami memungkinkan menampilkan iklan menarik untuk pengunjuk. Silahkan bantu kami dengan menonaktifkan Ad Blocker pada perangkat Anda

KH.Munahar Muchtar, Ketua Umum MUI Provinsi DKI Jakarta(foto : Album)

Jakarta-Beritakotanews.com: Berawal dari sebuah video lawas pelawak Andre Taulany dan Sule yang ngelucu dengan lelucon yang dianggap menghina nabi, membuat geram KH. Munahar Muchtar, Ketua Umum MUI Provinsi DKI Jakarta, Andre dinilai telah melakukan penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Tampak Andre dan Sule dalam video sedang berbincangan dengan penyanyi Muhammad Devirzha atau biasa disapa Virzha “Idol” sebagai bintang tamu yang membahas mengenai minyak wangi yang biasa dipake Virza.

Sule melontarkan pertanyaan kepada Virza tentang parfum. Virza lantas menguraikan sebuah riwayat Nabi Muhammad yang dikenal sangat wangi.

“Aku pernah baca kisah, Nabi Muhammad itu aromanya seribu bunga, gitu. Berawal dari situ sih. Kalau kita bisa wangi, kenapa enggak,” urai Virza.

Andre yang berdiri di belakang Sule langsung menyergah dengan celetukan. “Aroma seribu bunga? Itu badan apa kebon?” kata Andre.

Penghinaan Andre tersebut mengundang kecaman Ketua Umum MUI Provinsi DKI Jakarta, KH. Munahar Muchtar. Baginya celetukan komedian mantan penyanyi itu sebagai sebuah sikap yang kurang ajar karena menghina utusan Allah.

“Rasulullah itu bukan untuk nglucu, beliau adalah simbol suci bagi umat Islam, siapapun tidak boleh menghina, apa lagi buat nglucu, ga bisa, ini mesti harus diproses secara hukum,karena telah mencederai dan menghina Nabi,” Tegas KH. Munahar Muchtar.

Dengan nada keras, KH. Munahar Muchtar meminta kepada aparat berwajib untuk segera menangkap dan memproses Andre Taulany,

“Meski Video itu merupakan cuplikan acara Andre dan Sule di sebuah acara talkshow salah satu televisi swasta yang terbit tahun 2017 lalu, penghinaan telah mencederai, dan ini sudah keterlaluan, untuk itu saya minta agar kepolisian segera menangkapnya,”Tuup KH. Munahar Muchtar.(fin)

Leave a Reply