Islamic Generation Festival DPD LDII Jakarta Utara, Memperebutkan Piala Walikota

0
261
Juara umum menerima tropy piala Walikota Jakarta Utara dari majelis taklim Sungai Bambu. (foto : Irf)

Jakarta, Beritakotanews.com: Bersamaan dengan acara Islamic Generation Festival yang dilaksanakan oleh DPD LDII Jakarta Utara pada hari Minggu 3 Desember 2017, telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara DPP LDII yang diwakili oleh Ketua DPP LDII Dr. Ir. H. Rathoyo Rasdan, MBA dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang diwakili oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat. PKS ini merupakan tindak lanjut MOU yang telah ditandatangani oleh Ketum DPP LDII dan Kepala BNN pada waktu Munas LDII yang lalu.

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Walikota Jakarta Utara, Anggota DPRD DKI Jakarta, Pimpinan Ormas dan Tokoh Masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN berharap PKS ini ditindak-lanjuti dengan TOT Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di tingkat nasional (DPP LDII) serta ditindak-lanjuti juga di DPW dan DPD terus sampai ke masyarakat umumnya, dan warga LDII pada khususnya.

Penandatanganan MoU DPP LDII dengan BNN di Forum IGF DPD LDII Jakarta Utara di Jakarta Islamic Center, Ahad,3/12/2017
“Agar MoU ini tidak hanya sebatas diatas kertas, namun sebaiknya kemudian dilanjutkan dengan TOT, baik di tingkat pusat, Wilayah maupun Kota hingga Kelurahan, supaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba bisa sampai kepada satu-satu masyarakat,” Harapnya.
H.DR.Ratoyo Rasdan, MSi, Ketua DPP LDII Saat Usai Tanda Tangan MoU dengan BNN,
Sementara itu, ketua DPD LDII Kota Adm JakartaUtara, Irfan Al Duhya, dalam sambutan pembukaan IGF menyampaikan , bahwa Islamic Generation Festival (IGF) 2017 DPD LDII Jakarta Utara dilaksanakan Dalam rangka mewujudkan generasi ‘mutiara’ (Mandiri-Unggul-Terampil-Islami-Akhlakul kharimah) dengan program pendidikan trisukses, yaitu Faqih – alim,  Akhlaqul kharimah dan Mandiri.
“DPD LDII Jakarta Utara yang mengelola 56 School of Islamic Character, mulai jenjang usia dini (4-6thn), usia cabe rawit anak SD (7-12thn), usia pra remaja (13-15 thn) dan remaja (16-30 thn), tahun ini selenggarakan Islamic Generation Festival (IGF) adalah semata-mata sebagai ajang adu prestasi setelah pembinaan selama setahun. Maka thema yang kami usung adalah ‘Mewujudkan Generasi Mutiara, yaitu, Generasi yang Mandiri, Unggul, terampil,Islami dan berakhalkuk karimah,” Jelas IIrfan Al Duhya, Ahad, 3/12/2017.
Dengan kegiatan ini, Harapannya  kami bisa ikut menjadi bagian pemerintah untuk mencetak generasi emas ditahun emas 2045 yaitu generasi ‘profesional religius’, lanjut Irfan.
Bertempat di Islamic Jakarta Center (JIC), kegiatan dengan nama Islamic Generation Festival (IGF) pada Ahad,3/12/2017 yang dibuka oleh Walikota Jakarta Utara, dan sekaligus merebutkan tropi dari Walikota, dihadiri ribuan pengunjung yang datang dari berbagai kalangan.(AR).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Captcha loading...